cbox



My.Google My.Facebook My.Twitter

Senin, 12 November 2012

Konsumsi Soda Dapat Memperburuk Nyeri Lutut


Foto: Ilustrasi
 Konsumsi minuman ringan seperti soda tidak hanya terkait terhadap risiko kegemukan, diabetes, dan penyakit jantung saja. Tetapi penelitian terbaru menyatakan bahwa konsumsi soda mungkin memiliki peran terhadap memburuknya nyeri lutut, terutama pada pria.

Kebanyakan orang yang masih awam beranggapan bahwa nyeri pada lutut disebabkan oleh reumatik atau asam urat, tetapi nyeri tersebut seringkali disebabkan oleh osteoartritis. Osteoartritis lutut terjadi akibat kerusakan tulang rawan pada sendi lutut.

Penyebab osteoartritis bermacam-macam, antara lain reaksi alergi, infeksi, pertumbuhan jamur, atau faktor keturunan (genetik). Faktor-faktor yang meningkatkan risiko osteoartritis lutut termasuk obesitas, usia, cedera lutut, tekanan ekstrim pada sendi, dan riwayat penyakit keluarga.

Para peneliti dari Brigham and Women's Hospital, Tufts Medical Center, dan Brown University bekerjasama menganalisa data kesehatan dari 2.149 pasien osteoartritis. Peserta juga diminta mengisi kuesioner untuk mengetahui seberapa sering peserta mengonsumsi minuman bersoda dan kaitannya terhadap osteoartritis.

Peserta penelitian terus dipantau selama 4 tahun dan peneliti melacak perkembangan osteoartritis setiap tahunnya. Studi ini juga mengukur indeks massa tubuh (BMI) dan melacak perbedaan perkembangan osteoartritis pada pria dan wanita secara terpisah.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pria yang lebih banyak mengonsumsi soda per minggu, kondisi osteoartritisnya semakin memburuk. Ruang antar sendi menyempit hingga 0,59 milimeter pada pria yang minum lebih dari 5 minuman bersoda seminggu daripada orang yang tidak minum soda yang hanya menyempit sekitar 0,29 milimeter.

"Semakin banyak konsumsi soda, semakin buruk juga perkembangan osteoartritis pasien," kata Bing Lu, MD, DrPH, peneliti utama dalam penelitian ini, seperti dilansir medindia, Senin (12/11/2012).

Belum jelas apakah masalah ini disebabkan karena soda mengandung kalori tinggi yang menyebabkan kelebihan berat badan hingga membebani lutut atau ada bahan-bahan lain dalam soda yang berkontribusi terhadap perkembangan osteoartritis. Sehingga masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mendukung studi ini.

Studi ini menunjukkan bahwa seseorang yang mengalami nyeri lutut, harus lebih berhati-hati dalam memilih diet makanan. Hindari konsumsi minuman ringan seperti soda agar osteoartritis tidak semakin memburuk.

sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar