cbox



My.Google My.Facebook My.Twitter

Kamis, 22 November 2012

Ingin Langsing Tanpa Harus Kelaparan? Lakukan Diet Protein


ilustrasi 
 Banyak orang mengira berat badan akan turun begitu saja hanya dengan mengurangi porsi makan. Alih-alih jadi kurus, orang tersebut justru tersiksa karena menahan lapar. Supaya bisa langsing tanpa kelaparan, lakukan saja diet protein.

Sebuah penelitian di University of Sydney membuktikan mengonsumsi makanan dengan kandungan protein tinggi efektif menurunkan berat badan khususnya pada perempuan gemuk. Hanay dalam waktu satu tahun, diet ini bisa mengurangi 10 persen berat badan.

"Berat badan turun 10 persen itu sangat bermakna dalam sebuah penelitian tentang berat badan. Beberapa perempuan mencapainya hanya dalam 6 bulan dan ini sangat mengejutkan," kata Dr Helen O'Conor, pakar kesehatan olahraga dari University of Sydney seperti dikutip dari Body and Soul, Jumat (23/11/2012).

Penelitian yang didanai oleh Meat & Livestock Association tersebut belibatkan sejumlah perempuan yang mengalami kelebihan berat badan atau overweight, dengan usia antara 18-25 tahun. Selama 12 bulan, para partisipan diberi diet kaya protein dan rendah karbohidrat.

Diet tinggi protein itu antara lain mencakup 3 kali makan lauk seperti daging, ikan, telur dan tahu sebanyak 100 gram tiap penyajian. Susu rendah lemak juga diberikan 2 kali sehari, sedangkan karbohidrat dalam porsi yang sangat dibatasi diberikan 4 kali sehari.

Pengaturan pola makan seperti ini memberikan suplai energi sebesar 1.460 kalori atau 6.100 kilojoule, sama seperti asupan normal sehari-hari. Bedanya kalau sehari-hari lebih banyak didapat dari karbohidrat, dalam diet ini energinya lebih banyak dari protein.

Untuk menjaga keseimbangan gizi, para partisipan juga mendapat asupan sayur dan buah yang cukup. Olahraga rutin juga tetap dilakukan dengan intensitas yang dibuat sama seperti kelompok kontrol pembanding yang tidak menjalani diet tinggi protein.

Hasilnya seperti yang disebutkan, berat badan para partisipan turun 10 persen di akhir penelitian. Meski hanya teramati pada partisipan perempuan, manfaat diet ini bisa juga didapatkan para laki-laki paling tidak untuk membatasi kadar gula yang berasal dari penguraian karbohidrat.

sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar